Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kulur Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo ---------------- Sugeng Rawuh Wonten Ing Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kulur Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo ---------------- Selamat Datang di Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kulur Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo ---------------- Sugeng Rawuh Wonten Ing Website Resmi Pemerintah Kalurahan Kulur Kapanewon Temon Kabupaten Kulon Progo

Artikel

Pasar Lelang Kulon Progo Solusi Turunnya Harga Cabai

30 November 2019  ADI NUGROHO SPt  813 Kali Dibaca 

Kulon Progo - Pasar lelang menjadi salah satu solusi yang ditawarkan untuk menyiasati anjloknya harga cabai merah keriting di Kulon Progo. Para petani komoditas ini, bisa menjual panenannya di pasar lelang, karena harga ditawarkan bisa lebih tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Aris Nugraha mengatakan harga yang ditawarkan di pasar lelang pada saat ini antara Rp11.000 hingg Rp12.000 per Kg. Harga ini lebih tinggi dibandingkan harga di luar pasar lelang, dengan rata-rata harga yang ditawarkan rata-rata Rp9.000 per Kg.

Kehadiran pasar lelang itu, sejak awal memang untuk menstabilkan harga cabai di tingkat petani.

Dengan harga yang lebih baik, setidaknya petani masih bisa untung. Adapun Break Even Poin (BEP) atau titik impas antara jumlah pendapatan dan biaya seimbang rata-rata senilai Rp10.000 per Kg.

Pemkab Kulon Progo lanjut Aris, sudah membangun sekitar 27 pasar lelang yang berfungsi untuk memfasilitasi petani cabai dalam penjualan.

"Kehadiran pasar lelang itu, sejak awal memang untuk menstabilkan harga cabai di tingkat petani," ujar Aris di Kulon Progo sabtu 30 November 2019.

Aris menjelaskan, pasar lelang ini tersebar di berbagai titik di sepanjang pesisir Kulon Progo, yang menjadi lokasi penanaman komoditas cabai. Dari 2.035 hektar lahan pertanian cabai di Kulon Progo, 1.036 hektar di antaranya berada di wilayah pesisir, meliputi Desa Karangwuni, Kecamatan Wates; Desa Garongan, Pleret, Bugel, Kecamatan Panjatan; serta Desa Karangsewu dan Banaran, Kecamatan Galur.

Solusi lain untuk menyisati turunnya harga cabai, petani juga bisa mengolah cabai merah keriting jadi produk jadi, seperti abon cabai. Aboj ini sudah diproduksi oleh para petani di wilayah Kecamatan Temon.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Kisik Pranaji Desa Bugel Sukarman mengatakan pihaknya sudah berupaya mengoptimalkan pasar lelang untuk mengantisipasi turunnya harga komoditas cabai merah keriting.

"Di pasar lelang yang dikelola kelompok kami, harga cabai sekitar Rp12.500 per Kg. Dengan harga segitu petani sudah dapat untung. Namun petani ya tetap berharap, harga bisa naik," jelas Sukarman.

Sukarman menambahkan, dalam masa panen ini, tiap kelompoknya bisa memperoleh tiga sampai lima ton cabai merah keriting per hektar. Produksi ini lebih tinggi, karena biasanya rata-rata panenan hanya 1 ton per hektar.

Dengan tingginya produksi tersebut, justru berpengaruh terhadap harga yang menurun. Hal ini belum ditambah wilayah lain yang juga sudah memasuki masa panen.

Sumber

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

03 Juli 2022 | 78.328 Kali
Sejarah Desa
01 Juli 2022 | 76.114 Kali
Profil Wilayah Desa
06 Juli 2022 | 76.112 Kali
Data Desa
05 Juli 2022 | 75.782 Kali
Profil
01 Juli 2022 | 75.408 Kali
Visi Misi
04 Juli 2022 | 75.186 Kali
Pemerintah Kalurahan
21 Juli 2022 | 75.010 Kali
Permohonan Informasi

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : KEBONDALEM KULUR, TEMON, KULON PROGO
Desa : KULUR
Kecamatan : Temon
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55654
Telepon : 081211155654
Email : balaidesakulur@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 1,521
    Kemarin : 0
    Total Pengunjung : 1,521
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0