Selamat Datang Di Website Pemerintah Kalurahan Kulur, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo  

Raperda APBD 2020, DPRD Soroti Pertambangan

Administrator | 28 November 2019 08:40:03 | 99 Kali

KULONPROGO - Pertambangan banyak menjadi sorotan baik dari Ketua DPRD yang sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) maupun Fraksi dalam Rapat Paripurna (Rapur) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kulonprogo Tahun 2020, Selasa (26/11/2019) di Ruang Kresna Gedung DPRD.

Sementara RAPBD Tahun Anggaran 2020, Pendapatan Daerah direncanakan Rp 1.759.241.015.180. Bila dibandingkan Perubahan APBD TA 2019 mengalami kenaikan Rp 80.100.182.579,09 atau naik 4,77 persen.

Ketua Banggar Akhid Nuryati SE selain mempertanyakan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami penurunan, terkait pertambangan menyoroti pula izin tambang yang selama ini mejadi kewenangan Pemda DIY, sehingga seolah-olah membuang tanggungjawab.

"Izin tambang jangan mudah untuk dikeluarkan bagi perusahaan yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan hidup. Contoh sumberdaya air di Waduk Sermo sekarang ini semakin menyusut karena banyaknya endapan akibat erosi dari wilayah di sekitarnya. Di sekitar Waduk Sermo tidak layak untuk dilakukan pertambangan," tegas Akhid.

Pandangan Umum Fraksi Partai Golongan Karya (FPG) yang disampaikan Ketua Fraksi Widiyanto SPd menyampaikan pendapat dan pertanyaan selain masalah target RAPBD 2020, perolehan hak atas tanah dan bangunan yang ditargetkan, serta lainnya, juga masalah tambang. Menurutnya berbagai kegiatan tambang di Kulonprogo selama ini terjadi segudang permasalahan, diantaranya masalah kerusakan infrastruktur jalan, masalah reklamasi yang tidak berjalan dengan baik, dan sering terjadi konflik di masyarakat.

"Masalah keberadaan tambang pasir besi yang di tahun 2020 ini akan habis masa kontrak karyanya dan ternyata realisasinya juga belum pernah ada, maka FPG minta dicabut Kontrak Karya-nya karena telah merugikan pemerintah daerah dan masyarakat baik secara sosiologis, psikologis maupun ekonomis," ujar Widiyanto.

Dipaparkan Bupati Kabupaten Kulonprogo Drs H Sutedjo, kenaikan pendapatan daerah dikarenakan adanya kenaikan pendapatan pada objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan objek lain-lain pendapatan daerah yang sah. Target pendapatan daerah tersebut terdiri dari PAD, Dana Perimbangan, lain-lain pendapatan daerah yang sah.

Sumber

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
No. HP
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Desa

Aparatur Desa

Back Next

Layanan Mandiri


Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN anda.

Masukan NIK dan PIN

Sinergi Program

Agenda

Belum ada agenda

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Lokasi Kantor Desa


Kantor Desa
Alamat : KEBONDALEM KULUR, TEMON, KULON PROGO
Desa : KULUR
Kecamatan : Temon
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55654
Telepon :
Email : balaidesakulur@gmail.com

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Statistik SID